Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
"Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'id] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] -mantan budak Bani Hasyim- dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Dinar Abu Khaldah] dia berkata; Saya mendengar [Anas bin Malik] berkata; " Apabila cuaca sangat panas, maka 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menunggu hingga suhu agak dingin untuk melaksanakan shalat (Zhuhur), dan jika cuaca dingin maka beliau menyegerakan"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al-Laits] dari [Ibnu Syihab] dari [Ibnu Al Musayyab] dan [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Abu Hurairah] berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. bersabda: " Apabila cuaca sangat panas, maka tundalah shalat hingga cuaca dingin, karena panas yang menyengat berasal dari uap neraka Jahannam"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ibrahim bih Ya'qub] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dan Telah memberitakan kepada kami [Ibrahim bin Ya'qub] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ma'in] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Hafsh]. Dari jalur lain, Telah memberitakan kepada kami [Amr bin Manshur] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh bin Ghiyats] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Al Hasan bin Ubaidullah] dari [Ibrahim] dari [Yazid bin Aus] dari [Tsabit bin Qais] dari [Abu Musa] -dia menyandarkannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- dia berkata; " Tangguhkanlah shalat Zhuhur sampai cuaca dingin -jika cuaca saat itu panas- karena panas yang kamu rasakan adalah bagian dari uap neraka Jahannam"
"Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Huraits] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Al Fadhlu bin Musa] dari [Muhammad bin Amr] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. bersabda: "Inilah Jibril, datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian. Lalu dia shalat Subuh ketika telah terbit fajar, shalat Zhuhur ketika matahari telah tergelincir, shalat Ashar ketika dia melihat (ukuran) bayangan seperti bendanya, shalat Maghrib tatkala matahari terbenam dan saat orang yang berpuasa boleh berbuka, dan shalat Isya' ketika telah hilang mega merah. Kemudian datang lagi besoknya dan shalat Subuh ketika sedikit terang, kemudian shalat zhuhur bersamanya saat bayangan seperti aslinya, lantas shalat Ashar ketika bayangan benda dua kali dari aslinya, kemudian shalat Maghrib dengan satu waktu, yaitu saat terbenamnya matahari dan halalnya orang berpuasa untuk berbuka, selanjutnya shalat Isya' ketika berlalu sebagian malam. Kemudian dia (Jibril) berkata, ' (Waktu) shalat adalah diantara shalatmu yang kemarin dan shalatmu sekarang"
"Telah mengabarkan kepada kami [Abu Abdurrahman Abdullah bin Muhammad Al Adzrami] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abidah bin Humaid] dari [Abu Malik Al Asyja'i Sa'ad bin Thariq] dari [Katsir bin Mudrik] dari [Al Aswad bin Yazid] dari [Abdullah bin Mas'ud] dia berkata; " Ukuran shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada waktu Zhuhur ketika musim panas tiga sampai lima (bayangan) telapak kaki, dan musim dingin lima sampai tujuh (bayangan) telapak kaki"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'id] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Harits] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Tsaur] Telah menceritakan kepadaku [Sulaiman bin Musa] dari [Atha bin Abu Rabah] dari [Jabir] dia berkata; "Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang waktu shalat. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab " Shalatlah bersamaku". Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur saat matahari tergelincir, Shalat Ashar ketika bayangan setiap benda seperti aslinya, shalat Maghrib tatkala matahari telah terbenam, dan shalat Isya' ketika mega merah di langit telah lenyap. Laki-laki tersebut berkata, "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. shalat Zhuhur ketika bayangan manusia seperti aslinya, shalat Ashar ketika bayangan orang menjadi dua kali lipat, dan shalat Maghrib ketika menjelang hilangnya mega merah." Abdullah bin Al Harits berkata; kemudian laki-laki tersebut berkata tentang shalat Isya 'kutaksir hingga sepertiga malam"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Syihab] dari [Urwah] dari [Aisyah] Radliyallahu'anha Bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengerjakan shalat Ashar ketika sinar matahari masih ada di dalam kamarnya dan bayangan belum nampak dari kamarnya"
"Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Abdullah] dari [Malik] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Az Zuhri] dan [Ishaq bin Abdullah] dari [Anas] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam shalat Ashar, dan kemudian seseorang pergi ke Quba.' -Salah seorang perawi- berkata; Lalu dia sampai ke Masjid Quba' dan ia dapati mereka (orang di masjid Quba) sedang mengerjakan shalat. Dan --perawi yang satunya lagi- berkata;..dan matahari masih meninggi"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] Telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Syihab] dari [Anas bin Malik] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam shalat Ashar dan matahari masih tinggi dan bersinar, lalu seseorang pergi ke sekitar Madinah sedangkan matahari masih tinggi"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Rib'i bin Hirasy] dari [Abu Al Abyadl] dari [Anas bin Malik], bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam shalat Ashar bersama kami saat matahari masih cerah dan bulat"
"Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Abdullah] dari [Abu Bakar bin Utsman bin Sahal bin Hanif] dia berkata; Saya mendengar [Abu Umamah bin Sahal] berkata; "Kami mengerjakan shalat Zhuhur bersama Umar bin Abdul Aziz. Kemudian kami pergi untuk menemui [Anas bin Malik], dan ternyata ia sedang shalat Ashar. Aku berkata kepadanya, 'Wahai paman! Shalat apakah yang kamu kerjakan ini? ' dia menjawab, 'Shalat Ashar'. Inilah Shalat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersama kami"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Qamah Al Madani] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Amr] dari [Abu Salamah] dia berkata; "Kami shalat pada masa Umar bin Abdul Aziz, kemudian kami pergi menemui [Anas bin Malik], dan ternyata dia sedang shalat. Setelah selesai dia berkata kepada kami, "Kalian sudah shalat?" Kami menjawab, "Ya, sudah shalat Dzuhur". Dia berkata, "Aku shalat Ashar.". Mereka bertanya kepadanya, 'engkau menyegerakannya'. Dia menjawab, ' Aku hanya shalat sebagaimana aku melihat para sahabatku melakukan shalat"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Hujr bin Iyas bin Muqatil Musamrij bin Khalid] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ismail] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al 'Alla] bahwa dia pernah masuk ke rumah [Anas bin Malik] di Basrah ketika dia selesai shalat Zhuhur, dan rumahnya di samping Masjid. Ketika kami sudah masuk, beliau berkata kepada kami, "Apakah kalian sudah shalat Ashar?" Kami menjawab. Belum, kami baru saja selesai dari waktu shalat Zhuhur." dia berkata, "Kerjakanlah shalat Ashar."Kemudian kami shalat Ashar, dan setelah kami selesai, dia berkata; "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Itulah shalatnya orang munafik, duduk menunggu waktu shalat Ashar, hingga apabila telah berada pada dua tanduk setan, maka dia berdiri lalu mematuk-matuk empat kali (Shalat empat rakaat dengan cepat) tanpa berdzikir kepada -Allah Azza wa Jalla- kecuali sedikit"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Bapaknya] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Orang yang kehilangan shalat Ashar seolah-olah dia kehilangan (dirampas) keluarga dan hartanya". Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar Radliyallahu'anhu], dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Orang yang kehilangan shalat Ashar maka seolah-olah kehilangan (dirampas) keluarga dan hartanya"
"Telah mengabarkan kepada kami [Yusuf bin Wadlih] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Qudamah yaitu Ibnu Syihab] dari [Burad] dari [Atha bin Abu Rabah] dari [Jabir bin Abdullah], bahwa Jibril datang kepada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam untuk mengajari waktu-waktu shalat. Jibril maju dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam di belakangnya, sedangkan manusia berada di belakang Rasullah Shallallahu'alaihi wasallam. Lalu Jibril shalat Zhuhur ketika matahari telah tergelincir, dan datang kembali ketika bayangan sudah seperti aslinya, lalu melakukan seperti yang dilakukan pertama kali, Jibril maju dan Rasullah Shallallahu'alaihi wasallam di belakangnya, sedangkan manusia dibelakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lalu jibril shalat Maghrib tatkala mega merah telah hilang, Jibril datang lagi, lalu Jibril maju dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam di belakangnya, sedangkan manusia di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lantas Jibril segera shalat Isya. Saat fajar mulai terbit, Jibril datang lagi, lalu Jibril maju dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam di belakangnya, sedangkan manusia di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lalu Jibril shalat Subuh. Pada hari kedua, Jibril datang ketika bayangan seseorang seperti aslinya dan berbuat sebagaimana yang diperbuat kemarin, yakni melaksanakan shalat Zhuhur. Kemudian datang lagi saat bayangan seseorang seperti dua kali aslinya dan berbuat seperti yang diperbuat kemarin dan segera shalat Ashar. Lalu datang lagi saat matahari terbenam, dan melakukan seperti yang dilakukan kemarin dan shalat Maghrib kemudian kami tidur. Kemudian bangun, kemudian tidur, kemudian bangun lagi, dan datanglah Jibril dan berbuat seperti yang diperbuat kemarin, lalu shalat Isya'. Besoknya, ketika fajar telah terbentang dan waktu sudah pagi, Jibril datang sedangkan bintang sangat terang. Ia segera berbuat seperti kemarin, lalu ia shalat Subuh. Kemudian ia berkata, "Waktu shalat ada diantara dua shalat tadi"
"Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] dia berkata; Saya mendengar [Ma'mar] dari [Ibnu Thawus] dari [Bapaknya] dari [Ibnu Abbas] dari [Abu Hurairah] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mendapatkan dua rakaat shalat Ashar sebelum terbenamnya matahari - atau satu rakaat shalat Subuh sebelum matahari terbit - maka ia mendapatkan shalat tersebut"
"Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] dia berkata; Saya mendengar [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa mendapatkan satu rakaat shalat Ashar sebelum matahari terbenam - atau mendapatkan satu rakaat shalat Subuh sebelum matahari terbit - maka ia telah mendapatkan shalat tersebut"
"Telah mengabarkan kepada kami [Amr bin Manshur] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Dukain] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Yahya] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian mendapatkan permulaan sujud dari shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka hendaklah menyempurnakan shalatnya. Jika ia mendapatkan permulaan sujud dari shalat Subuh sebelum matahari terbit, maka hendaklah menyempurnakan shalatnya"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atha bin Yasar], dan dari [Busr bin Sa'id] dari [Al A'raj] mereka berkata; dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian mendapatkan satu rakaat dari shalat Subuh sebelum matahari terbit, maka ia mendapatkan shalat Subuh dan barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka ia telah mendapatkan shalat Ashar"
"Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Amir] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari [Nashr bin Abdurrahman] dari Kakeknya - [Mu'adz] - bahwa dia berkeliling bersama Mu'adz bin 'Afra dan dia belum shalat, maka aku tanyakan kepadanya; apakah engkau tidak shalat? Dia menjawab: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada shalat setelah shalat Ashar hingga matahari terbenam, dan tidak ada shalat setelah shalat shubuh hingga matahari terbit"
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332