Perjalanan Panjang dan Perjuangan Para Masyayikh dalam Mendirikan dan Mengembangkan Pondok Pesantren Baitus Sholihin.
Pondok Pesantren Baitus Sholihin didirikan sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen menghadirkan pendidikan keislaman yang berakar pada tradisi pesantren, sekaligus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Sejak awal berdirinya, pesantren diarahkan menjadi tempat pembinaan ilmu, akhlak, kemandirian, dan karakter santri agar mampu menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
Bermula dari sebuah surau panggung kecil tempat mengaji kitab-kitab dasar dan Al-Qur'an, kini Pondok Pesantren Baitus Sholihin telah bertransformasi menjadi pusat pendidikan Islam terkemuka yang menaungi ribuan santri dari berbagai penjuru tanah air.
Dimulainya dakwah dan halaqah ilmu di bumi Genggong.
Pembangunan surau utama dan asrama santri pertama dengan sistem pengajian Salafiyah weton dan sorogan.
Penataan kurikulum berjenjang Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula, Wustha, dan Ulya serta penambahan kamar asrama santri putra-putri.
Integrasi sekolah formal (SMP/MTs & SMA/MA) serta pendirian Lajnah Tahfidzul Qur'an untuk mencetak para huffadz 30 juz.
Penerapan sistem otomasi manajemen pesantren terpadu E-SIMBAS, perpustakaan kitab digital (LBM Maktabah), dan smart school.