Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Nuh bin Qais] dari [Khalid bin Qais] dari [Qatadah] dari [Anas] dia berkata; "Ada seorang laki-laki yang bertanya pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, berapa kali Allah Azza Wa Jalla mewajibkan shalat kepada hamba-Nya?". Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab; "Allah Azza Wa Jalla mewajibkan shalat lima kali (waktu) kepada hamba-Nya". Dia bertanya lagi, wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, apakah ada sesuatu (yang harus dikerjakan) sebelum dan sesudah lima waktu ini?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Allah Azza WA Jalla mewajibkan shalat kepada hamba-Nya lima kali." Laki-laki tersebut bersumpah untuk tidak menambah atau menguranginya sedikitpun. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika dia benar, maka pasti masuk surga"
"Telah mengabarkan kepada kami [Amr bin Manshur] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Mushir] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abdul Aziz] dari [Rabi'ah bin Yazid] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abu Muslim Al Khaulani] dia berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Al Habib Al Amin Auf bin Malik Al Asyja`i] dia berkata; "Kami dahulu di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maukah kalian berbaiat kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Beliau shallallahu 'alaihi wasallam mengulangi sampai tiga kali, kemudian kami menyodorkan tangan-tangan kami dan selanjutnya kami berbaiat kepadanya. Kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, " wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kami telah berbaiat kepadamu, lantas untuk apa kami berbaiat kepadamu?" Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: Untuk beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun, shalat lima waktu - dan seraya melirihkan suara beliau bersabda - serta untuk tidak meminta-minta kepada manusia sesuatupun"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Muhammad bin Yahya bin Habban] dari [Ibnu Muhairiz] bahwa seorang dari Bani Kinanah -biasa dipanggil [Al-Mukhdaji] - telah mendengar seseorang di Syam -yang dijuluki Abu Muhammad- dia berkata; "Shalat witir adalah wajib."Al Mukhdaji berkata: "Kontan aku segera datang ke Ubadah bin Shamit, kupaparkan kepadanya, juga kuberitahukan apa yang dikatakan oleh Abu Muhammad, sementara dia sedang istirahat di Masjid. ['Ubadah] lalu berkata, "Abu Muhammad berdusta! Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Lima waktu shalat yang telah diwajibkan kepada para hamba-Nya, barangsiapa mengerjakannya tanpa meremehkan hak shalat ini sedikitpun, maka baginya di sisi Allah suatu perjanjian untuk dimasukkan ke surga, dan barangsiapa tidak mengerjakan, dia tidak mempunyai perjanjian dengan Allah sedikitpun. Jika Allah berkehendak, Dia menyiksanya, dan jika berkehendak maka Dia akan memasukkannya ke surga"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al-Laits] dari [Ibnu Al Haad] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Bagaimana pendapatmu jika di depan pintu -rumah- salah seorang dari kalian ada sungai, dia mandi di sungai itu setiap hari lima kali, apakah ada sisa kotoran padanya?" Mereka menjawab, "Tidak ada kotoran yang tersisa sedikitpun." Beliau shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Begitulah perumpamaan shalat lima waktu. Allah menghapus dosa-dosa dengan shalat tersebut"
"Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Huraits] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Al Fadl bin Musa] dari [Husain bin Waqid] dari [Abdullah bin Buraidah] dari [Bapaknya] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Perjanjian yang ada di antara kita dan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya berarti kafir"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rabi'ah] dari [Ibnu Juraij] dari [Abu Jubair] dari [Jabir] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; " Tidak ada perbedaan antara hamba dengan kekufuran, kecuali meninggalkan shalat"
"Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Harun yaitu Ibnu Ismail Al Khazaz] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Huraits bin Qabishah] dia berkata; "Aku datang ke Madinah dan berdoa, 'Ya Allah, mudahkanlah bagiku -untuk mendapatkan- teman yang shalih. 'Lalu aku duduk dengan [Abu Hurairah Radliyallahu'anhu], maka aku berkata kepadanya, 'Aku pernah berdoa kepada Allah Azza wa Jalla agar Dia memudahkanku untuk mendapat teman duduk yang shalih, maka ceritakanlah kepadaku hadits yang engkau dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Semoga Allah memberikan manfaat kepadaku dengan ilmu tersebut. 'Abu Hurairah berkata, 'Aku mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. bersabda: " Yang pertama kali dihisab (dihitung) dari perbuatan seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat; jika shalatnya baik maka dia beruntung dan selamat, dan jika shalatnya rusak maka dia merugi." Hammam (salah satu perawi hadits tersebut) berkata; "Aku tidak tahu, apakah ini ucapan Qatadah (salah satu perawinya) atau termasuk matan, dia berkata, "Apabila ada sesuatu yang kurang dari shalat wajibnya, Allah berfirman; maka lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai shalat sunnah?" Lalu kekurangannya dalam shalat fardlu disempurnakan dengannya. Kemudian semua amalan ibadahnya juga seperti itu." Abul 'Awwam menyelisihi redaksi ini"
"Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'aib yaitu Ibnu Bayan bin Ziyad bin Maimun] dia berkata; Ali bin Al Madini telah menulis darinya, Telah mengabarkan kepada kami [Abul 'Awwam] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Yang pertama kali dihisab (dihitung) dari perbuatan seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya; jika shalatnya sempurna maka ditulis secara sempurna, dan jika shalatnya ada kekurangan (Allah) berkata, 'Lihatlah, apakah kalian dapati ia melakukan shalat sunnah yang dapat melengkapi kekurangan shalat wajibnya? ' Kemudian semua amalan ibadah yang lain juga dihitung seperti itu"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [An-Nadlr bin Syumail] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Al Azraq bin Qais] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Abu hurairah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Yang pertama kali yang dihisab (dihitung) dari perbuatan seorang hamba pada hari Kiamat adalah shalatnya, jika sempurna (ia beruntung) dan jika tidak (sempurna) maka Allah Azza wa Jalla berkata, ' Lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai amalan shalat sunnah? '. Bila didapati ia memiliki amalan shalat sunnah maka Dia berkata 'Lengkapilah shalat wajibnya (yang kurang) dengan shalat sunnahnya"
"Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Utsman bin Abu Shafwan Ats-Tsaqafi] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Bahaz bin Asad] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Utsman bin Abdullah] dan Bapaknya [Utsman bin Abdullah] keduanya mendengar [Musa bin Thalhah] berkata; dari [Abu Ayub] bahwa ada seorang laki-laki berkata; "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kabarkan kepadaku tentang amal yang dapat membuatku masuk surga?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, ' Beribadah kepada Allah dan jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatupun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung hubungan silaturrahim -sekarang lepaskanlah unta itu-' sepertinya saat itu beliau shallallahu 'alaihi wasallam di atas kendaraannya (waktu sang penanya bertanya dan menahan untanya)"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Al Munkadir] dan [Ibrahim bin Maisarah] keduanya mendengar [Anas] berkata; " Aku shalat zhuhur empat raka'at bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Madinah, dan shalat Ashar dua raka'at di Dzul Hulaifah"
"Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basyar] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam bin 'Utaibah] dia berkata; Saya mendengar [Abu Juhaifah] berkata; " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar -pada tengah hari (setelah matahari condong) - Ibnu Mutsanna berkata; ke Bathha, lalu beliau berwudlu dan mengerjakan shalat Zhuhur dua raka'at, juga shalat Ashar dua raka'at, dan dihadapannya ada tombak"
"Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dan [Ibnu Abu Khalid] dan [Al Bakhtari bin Abu Al Bakhtari] mereka semua mendengarnya dari [Abu Bakr bin 'Umarah bin Ruwaibah Ats-Tsaqafi] dari [Bapaknya] dia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Tidak akan masuk neraka orang yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (subuh) dan shalat sebelum matahari terbenam (Ashar)"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari [Al Qa'qa' bin Hakim] dari [Abu Yunus] -mantan budak Aisyah istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam- dia berkata, " Aisyah menyuruhku menulis mushhaf untuknya. [Aisyah] berkata, 'Bila kamu sampai pada ayat ini, maka beritahu aku, "Peliharalah shalat-shalat dan shalat Wushtha"! Setelah aku sampai pada ayat tersebut, aku memberitahu beliau, maka beliau pun mendektekan kepadaku, 'Peliharalah semua shalat dan shalat Wushtha serta shalat Ashar. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'. Kemudian beliau berkata, 'Aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam"
"Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Khalid] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dia berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Qatadah] dari [Abu Hasan] dari [Ubaidah] dari [Ali] Radliyallahu'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: " Mereka telah menyibukkan kami dari shalat Wushtha (Ashar) hingga terbenam matahari"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'id] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Yahya] dari [Hisyam] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Qilabah] berkata; Telah menceritakan kepadaku [Abul Malih] dia berkata; "Kami pernah bersama [Buraidah] pada hari yang mendung, lalu dia berkata, 'Bersegeralah untuk shalat, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda, " Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka gugurlah (pahala) amalannya"
"Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] berkata; Telah memberitakan kepada kami [Manshur bin Zadzan] dari [Al Walid bin Muslim] dari [Abu Shiddiq An-Naji] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata; "Pernah kami menaksir waktu berdirinya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Saat shalat Zhuhur dan Ashar, maka kami menaksir berdirinya beliau saat shalat Zhuhur sekitar tiga puluh ayat, seukuran surat As-Sajdah pada dua raka'at pertama. Sedangkan pada dua raka'at terakhir beliau membaca (seukuran) separuh dari pertama. Kami perkirakan berdirinya pada dua raka'at yang pertama dari shalat Ashar seukuran dua raka'at yang terakhir dari shalat Zhuhur, dan berdirinya pada dua raka'at terakhir dari shalat Ashar separuh dari raka'at pertama"
"Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] dari [Abu 'Awanah] dari [Manshur bin Zadzan] dari [Al Walid Abu Bisyir] dari [Abu Al Mutawakkil] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata; "Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur dan membaca sekitar tiga puluh ayat setiap raka'at. Kemudian beliau shalat ashar dengan membaca seukuran lima belas ayat pada dua raka'at pertama"
"Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Anas bin Malik] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur empat raka'at di Madinah, dan shalat Ashar dua raka'at di Dzul Hulaifah"
"Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] dari [Haiwah bin Syuraih] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Ja'far bin Rabi'ah] bahwa ['Irak bin Malik] berkata kepadanya; sesungguhnya [Naufal bin Mu'awiyah] berkata kepadanya bahwa dia telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; " Barangsiapa kehilangan shalat Ashar, seolah-olah dia kehilangan (dirampas) keluarga dan hartanya. ['Irak] berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Abdullah bin Umar] bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Barang siapa kehilangan Shalat ashar, seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya. Hal ini diselisihi oleh Habib bin Yazid"
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332