Shalat di Penghujung Waktu: Ada' atau Qadha?
Deskripsi Pertanyaan / Kasus Masalah
Tashawwur al-Mas'alah (تصور المسألة)
Jika seseorang melaksanakan shalat ketika waktu hampir habis, apakah niatnya ada' atau qadha?
Keputusan & Rumusan Hukum
Al-Hukmu wa al-Khatimah (الحكم والخاتمة)
Selama shalat tersebut dilaksanakan masih dalam waktunya, secara prinsip ia merupakan shalat ada'. Jika waktu telah benar-benar habis sebelum shalat dilakukan, maka menjadi qadha. Penentuan waktunya harus berdasarkan masuk dan berakhirnya waktu shalat.
Dasar Hukum & Nash Ibaraat Kitab
Al-Ibarat min Kutub as-Salaf (العبارة من كتب السلف)
مَنْ أَدْرَكَ مِنَ الصَّلَاةِ رَكْعَةً تَامَّةً قَبْلَ خُرُوجِ الْوَقْتِ فَصَلَاتُهُ أَدَاءٌ لِحَدِيثِ: «مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنَ الصَّلَاةِ فَقَدْ أَدْرَكَ الصَّلَاةَ»، وَإِلَّا فَهِىَ قَضَاءٌ.
Maraji' / Rujukan Kitab:
NU Online, Shalat di Penghujung Waktu, Haruskah Berniat Ada' atau Qadha?