Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
"Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Ja'far Ar raqqi] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Amru] dari [Zaid yaitu Ibnu Abu Unaisah] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dia berkata; Ketika [Utsman] terkepung, maka ia menampakkan diri di hadapan mereka sambil berseru; "Aku mengingatkan kalian dengan nama Allah, bukankah kalian mengetahui peristiwa ketika goa Hira` berguncang, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tenanglah wahai Hira` sesungguhnya tidak ada yang berada di atasmu kecuali seorang nabi atau shiddiq atau dua orang syahid." Mereka menjawab; "Ya." Kemudian utsman berkata lagi; "aku mengingatkan kalian dengan nama Allah, bukankah kalian juga mengetahui sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terhadap pasukan Al 'Usrah (pasukan perang Tabuk): "siapa yang ingin berinfaq untuk (perang) besok?" sedangkan (waktu) itu orang-orang baru ditimpa kesusahan dan sesengsaraan, maka aku mempersiapkan perbekalan untuk pasukan tersebut?" mereka menjawab; "Ya." Kemudian Utsman bertanya lagi; "aku mengingatkan kalian dengan nama Allah, bukankah kalian mengetahui sumur Ruumah (nama sumur yang airnya banyak) yang tidak ada seorang pun dapat minum darinya kecuali dengan membelinya dengan harga yang mahal, kemudian aku membelinya, lalu aku berikan baik kepada orang yang kaya dan faqir serta Ibnu Sabil? Mereka menjawab; "Demi Allah, ya." Dan beberapa (kemuliaan) yang ia hitung (sebutkan)." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan shahih gharib melalui jalur ini, yaitu dari hadits Abu Abdurrahman As Sulami dari Utsman"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Waki' Ar Ramli] telah menceritakan kepada kami [Dhamrah bin Rabi'ah] dari [Abdullah bin Syaudzab] dari [Abdullah bin Al Qasim] dari [Katsir] bekas budak (yang telah dimerdekakan oleh) Abdurrahman bin Samurah dari [Abdurrahman bin Samurah] dia berkata; "Utsman datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa seribu dinar." Al Hasan bin Waki' berkata; "Sedangkan di dalam tempat yang lain dalam kitabku (lafadz hadits tersebut berbunyi; meletakkan) di dalam pakaiannya ketika beliau menyiapkan pasukan Usrah, kemudian Utsman menaruh dinar tersebut di kamar beliau, Abdurrhaman berkata; "Maka aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membungkusnya seraya bersabda; "Tidak akan ada yang membahayakan Utsman setelah apa yang dia lakukan hari ini." Dan beliau mengulangi ucapannya hingga dua kali." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Zur'ah] telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Bisyr] telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Abdul Malik] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dia berkata; Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diperintahkan untuk berbai'at Ridlwan, saat itu Utsman bin 'Affan sebagai delegasi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ke penduduk Makkah, Anas berkata; "Maka orang-orang pun berbai'at. lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Utsman sedang menjalankan tugas Allah dan Rasul-Nya." Sambil menggenggam salah satu tangan beliau di atas tangan beliau yang lain, sedangkan tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan tangan Utsman lebih baik daripada tangan mereka (para sahabat) atas diri mereka sendiri." Perawi (Abu Isa) berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab Ats Tsaqafi] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Asy'ats Ash Shan'ani] bahwa para khatib berdiri dan melakukan orasi di daerah Syam, dan di antara mereka ada beberapa orang laki-laki dari kalangan sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka seorang laki-laki terakhir di antara mereka yang bernama [Murrah bin Ka'ab] berdiri dan berkata; "Kalau bukan karena hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka aku tidak akan berdiri di sini. Lalu beliau menyebutkan beberapa fitnah yang telah dekat masa terjadinya, kemudian berlalulah seorang laki-laki yang bertutupkan kain, ia berkata; "Orang inilah yang (saat itu) berada dalam kebenaran." Maka aku bergegas menuju kepadanya, ternyata dia adalah Utsman bin 'Affan." Murrah berkata; "lalu aku menatap wajahnya dan berkata; "Apakah orang ini?" beliau menjawab: "Ya." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ibnu Umar, Abdullah bin Hawalah dan Ka'ab bin 'Ujrah"
"Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Hujain bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Rabi'ah bin Yazid] dari [Abdullah bin 'Amir] dari [An Nu'man bin Basyir] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Utsman, jika pada suatu hari nanti Allah menguasakanmu atas perkara ini, lalu orang-orang ingin agar kamu melepaskan jubah (khilafah) ini, maka janganlah kamu melepasnya untuk mereka." dan dalam hadits ini ada cerita yang panjang. Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib"
"Telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Utsman bin Abdullah bin Mauhab] bahwa seorang laki-laki dari penduduk Mesir berhaji ke baitullah, lalu dia melihat suatu kaum yang sedang duduk seraya berkata; "Siapa mereka?" mereka menjawab; "Quraisy" lalu dia berkata; "Siapakah orang tua ini?" mereka menjawab; " [Ibnu Umar] " kemudian ia mendatanginya seraya berkata; "Sungguh aku minta kepadamu sesuatu, oleh karena itu ceritakanlah kepadaku (suatu hadits) "aku bersumpah kepadamu dengan kehormatan baitullah ini, apakah kamu mengetahui, bahwa Utsman lari dari perang Uhud?" dia menjawab; "Ya" apakah kamu mengetahui bahwa dia tidak hadir dalam bai'at ridhwan?" Ibnu Umar menjawab; "Ya" laki-laki itu bertanya; "apa kamu mengetahui bahwa Utsman tidak hadir pada perang Badar dan tidak menyaksikannya?" Ibnu Umar menjawab; "Ya" laki-laki itu berseru; "Allah Maha Besar" Maka Ibnu Umar berkata kepadanya; "Aku akan jelaskan apa yang kamu tanyakan, Adapun larinya dia dalam perang Uhud, sungguh aku bersaksi bahwa Allah telah memaafkan dan mengampuninya. Adapun ketidak hadirannya dalam perang Badar, karena pada waktu itu dia sedang mengurusi putrinya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sehingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Kamu akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang ikut serta dalam perang badar begitu pula sahamnya (bagian ghanimah).", lalu beliau memerintahkannya untuk tinggal dan mengurusi putrinya sedang sakit. Sedangkan tidak hadirnya dia dalam bai'atur ridlwan, maka sekiranya dari kota Makkah ada seseorang yang lebih berwibawa dari Utsman, sungguh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam akan mengutusnya sebagai pengganti Utsman, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Utsman ke Makkah, sedangkan Bai'atur ridlwan terjadi setelah Utsman berangkat ke Makkah, Ibnu Umar berkata; maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengisyaratkan dengan tangan kanannya sambil bersabda: "Ini adalah tangannya Utsman." Lalu beliau menaruh tangannya yang satu di atas tangan yang tadi sambil bersabda: "(bai'at) ini untuk Utsman." Ibnu Umar berkata kepada laki-laki itu; "Pergilah kamu dengan (jawaban) ini sekarang juga." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'id Al Jauhari] telah menceritakan kepada kami [Syadzan Al Aswad bin 'Amir] dari [Sinan bin Harun Al Burjumi] dari [Kulaib bin Wa`il] dari [Ibnu Umar] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menjelaskan tentang fitnah seraya besabda: "Orang Ini akan dibunuh di dalam peristiwa itu dengan dzalim." Yaitu bagi Utsman. Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur indah, yaitu dari hadits Ibnu Umar"
"Telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Abu Thalib Al Baghdadi] dan yang lain, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Zufar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ziyad] dari [Muhammad bin 'Ajlan] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata; "Di datangkan jenazah seorang laki-laki kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam supaya beliau mau menshalatinya, namun beliau enggan menshalatinya, maka di katakan kepada beliau; "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kami tidak pernah melihat anda meninggalkan shalat jenazah terhadap seorang pun sebelum (jenazah) ini." beliau menjawab: "Karena sesungguhnya dia telah membenci Utsman, sehingga Allah membencinya." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahui kecuali dari jalur ini, Muhammad bin Ziyad adalah sahabat Maimun bin Mihran salah seorang yang didla'ifkan sekali dalam periwayatan hadits, sedangkan Muhammad bin Ziyad adalah sahabat Abu Hurairah dari penduduk Bashrah, seorang yang tsiqah, yang di juluki dengan Abu Al Harits, sedangkan Muhammad bin Ziyad Al Alhani adalah sahabat Abu Umamah, ia seorang yang tsiqah yang di juluki dengan Abu Sufyan berasal dari Syam"
""
""
"Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman Adl Dluba'i] dari [Yazid Ar Risyk] dari [Mutharrif bin Abdullah] dari [Imran bin Hushain] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus sebuah ekspedisi perang dan mengangkat Ali bin Abu Thalib sebagai pemimpin mereka, lalu Ali (menggauli) seorang budak perempuan (dalam sariyah tersebut). Sehingga merekapun mengingkari perbuatan Ali, dan empat sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadakan kesepakatan, dan mereka berkata; "Bila kita bertemu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kita laporkan apa yang telah diperbuat oleh Ali." Dan apabila kaum muslimin kembali dari peperangan, mereka akan menghadap dan mengucapkan salam terlebih dahulu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu mereka pergi kerumah masing-masing. Maka tatkala ekspedisi perang tersebut telah kembali, mereka menghadap kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka salah seorang diantara empat orang tersebut berdiri sambil berkata; "Wahai Rasulullah! Tidakkah anda mengetahui (apa yang di perbuat) Ali bin Abi Thalib, dia telah melakukan begini dan begini." Namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpaling darinya. Lalu berdirilah laki-laki yang kedua seraya mengatakan seperti apa yang dikatakannya, namun beliau masih berpaling darinya. giliran lelaki yang ketiga, dia berdiri sambil mengatakan seperti apa yang dikatakannya, namun beliau tetap berpaling darinya. Lalu berdirilah lelaki keempat seraya mengatakan seperti apa yang telah mereka katakan, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadapkan mukanya dan tampak dari raut wajahnya beliau sangat marah, baliau bersabda: "Apa yang kalian inginkan dari Ali?" Apa yang kalian inginkan dari Ali? Apa yang kalian inginkan dari Ali? Sungguh Ali adalah bagian dariku dan aku juga termasuk bagian darinya, dia adalah walinya setiap orang yang beriman sepeninggalku." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya melainkan dari hadits Ja'far bin Sulaiman"
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bassyar] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Salamah bin Kuhail] dia berkata; saya mendengar [Ath Thufail] bercerita dari [Abu Sarihah] atau [Zaid bin Arqam] -Syu'bah ragu- dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Sekiranya aku menjadikan seorang wali (penolong), maka Ali adalah walinya." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib. Dan hadits ini juga telah di riwayatkan pula oleh [Syu'bah] dari [Maimun Abu Abdullah] dari [Zaid bin Arqam] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti di atas. Sedangkan Abu Sarihah adalah Hudzaifah bin Asid Al Ghifari salah seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki'] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Syarik] dari [Manshur] dari [Rib'i bin Hirasy]; telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abi Thalib] ketika di Rahabiyah, dia berkata; "Ketika peristiwa Hudaibiyah, sekelompok orang-orang Musryik, -diantara mereka terdapat Suheil bin 'Amru dan sekelompok dari pemimpin kaum musyrikin- yang keluar memerangi kami. Lalu mereka (para sahabat) berkata; "Wahai Rasulullah, sekelompok orang dari anak-anak kami, saudara-saudara kami dan budak-budak kami keluar memerangimu, padahal mereka tidak paham terhadap agama, akan tetapi mereka berperang karena lari dengan membawa harta-harta kami dan kebun-kebun kami, maka kembalikanlah mereka kepada kami." Beliau bersabda; "Bila mereka tidak paham terhadap agama, maka kami akan memahamkan mereka." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai kaum Quraisy, Kalian tidak akan henti-hentinya (mengatakan apa yang kalian katakan), sungguh Allah akan mengutus atas kalian orang yang akan memenggal leher kalian dengan pedang, ketika (kalian) berada diatas agama, sungguh Allah telah menguji keimanan yang ada pada hatinya." Lalu mereka bertanya; "Siapakah dia ya Rasulullah?" Abu Bakar juga bertanya kepada beliau; "Siapa dia ya Rasulullah?" dan Umar pun bertanya kepada beliau; "Siapa dia ya Rasulullah?" beliau menjawab: "Ia adalah seorang yang memperbaiki sandal." lalu beliau memberikan sandalnya kepada Ali untuk di perbaiki. Ali menoleh kepada kami seraya berkata; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Barangsiapa yang berdusta atas namaku, maka bersiaplah menempati tempat tinggalnya di neraka." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib. Kami tidak mengetahuinya kecuali dari dari jalur ini yaitu dari hadits Rib'i dari Ali dia berkata…" dan saya telah mendengar Jarud berkata; saya mendengar Waki' berkomentar; Rib'i bin Hirasy tidak pernah sama sekali berdusta dalam Islam, dan telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Isma'il dari Abdullah bin Abu Al Aswad dia berkata; saya mendengar Abdurrahman bin Mahdi berkata; "Manshur bin Al Mu'tamir adalah seoraang perawi kufah yang paling kuat"
"Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki'] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Isra`il], dan telah di riwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Musa] dari [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Barra` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Ali bin Abu Thalib: "Kamu adalah bagian dari diriku dan aku adalah bagian dari dirimu." Dalam hadits ini ada cerita (yang panjang). Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih"
"Telah menceritakan kepada kami [Al Washil bin Abdul A'la] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] dari [Abdullah bin Abdurrahman Abu Nashr] dari [Al Musawir Al Himyari] dari [ibunya] dia berkata; "Aku menemui [Ummu Salamah] dan mendengar dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang munafik tidak akan pernah mencintai Ali, sedangkan orang beriman tidak akan pernah membencinya." Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Ali. Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini. Dan Abdullah bin Abdurrahman adalah Abu Nashr Al Warraq, Sufyan Ats Tsauri telah meriwayatkan hadits darinya"
"Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Musa Al Fazari cucunya As Suddi] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Abu Rabi'ah] dari [Ibnu Buraidah] dari [ayahnya] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Sesungguhnya Allah memerintahkan aku untuk mencintai empat orang, dan Dia mengabarkan kepadaku bahwa Dia telah mencintai mereka." Dikatakan; "Wahai Rasulullah! Sebutlah nama mereka kepada kami!." Beliau bersabda: "Ali termasuk diantara mereka, -beliau menyebutkan hal itu tiga kali-, lalu Abu Dzar, Miqdad dan Salman. Dia memerintahkan aku agar mencintai mereka dan Dia juga mengabarkan kepadaku bahwa Dia mencintai mereka." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib. Kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Syarik"
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332