Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yazid bin Kaisan] telah menceritakan kepadaku [Abu Hazim Al Asyja'i] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda kepada paman beliau: " Ucapkan: LAA ILAAHA ILLALLAAH, dengannya aku akan bersaksi untuk membelamu pada hari kiamat." Ia menjawab: Andai kaum Quraisy tidak mencelaku bahwa yang mendorongku untuk mengucapkannya hanyalah ketakutan, pasti aku akan membuatmu senang dengan (mengucapkan) nya. Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan ayat: "Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." (Al Qashash: 56) Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Yazid bin Kaisan"
"Bismillaahirrahmaanirrahiim. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak bin Harb] berkata: Aku mendengar [Mush'ab bin Sa'ad] menceritakan dari [ayahnya, Sa'ad] berkata: Empat ayat diturunkan berkenaan denganku. Ia menyebutkan kisah, Ummu Sa'ad berkata: Bukankah Allah memerintahkan berbuat baik, demi Allah aku tidak akan memakan apa pun dan tidak meminum apa pun hingga aku mati atau kau harus kufur. Mush'ab berkata: Bila mereka hendak memberinya makan, mereka membuka mulutnya lalu turunlah ayat ini: "Dan kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepadaKu-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." (Al Ankabuut: 8) Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih"
"Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dan [Abdullah bin Bakr As Sahmi] dari [Hatim bin Abu Shaghirah] dari [Simak bin Harb] dari [Abu Shalih] dari [Ummu Hani`] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam tentang fimranNya: "Dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?" (Al Ankabuut: 29) beliau bersabda: "Mereka melempari penduduk dengan batu-batu kecil dan mencemoohnya." Abu Isa berkata: Hadits ini hasan, kami hanya mengetahuinya dari hadits Hatim bin Abu Shaghirah dari Simak. Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdah] telah menceritakan kepada kami [Sulaim bin Akhdlar] dari [Hatim bin Abu Shaghirah] dengan sanad ini sepertinya"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Khalid Ibnu Atsmah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman Al Juhami] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Syihab Az Zuhri] dari [Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah] dari [Ibnu Abbas] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda kepada Abu Bakar tentang jaminan ayat: (saat turun ayat) ALIF LAAM MIIM GHULIBATIRRUUM: "Apa engkau tidak memprediksikan wahai Abu Bakar, sesungguhnya bidh'u itu adalah antara tiga hingga sembilan." Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib dari jalur sanad ini dari hadits Az Zuhri dari Ubaidullah dari Ibnu Abbas"
"Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali Al Jahdlami] telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir bin Sulaiman] dari [ayahnya] dari [Sulaiman Al A'masy] dari [Athiyah] dari [Abu Sa'id] berkata: Saat perang Badar, Romawi mengalahkan Persia, orang-orang mu`min heran akan hal itu lalu turun: "Alif laam Miim, telah dikalahkan bangsa Romawi" hingga firmanNya: "Bergembiralah orang-orang yang beriman, karena pertolongan Allah." (Ar Ruum: 1-5) Abu Sa'id berkata: Orang-orang mu`min pun bergembira atas kemenangan Romawi atas Persia. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib dari jalur sanad ini. Nashr bin Ali membaca: GHALABATIR RUUM (bukan GHULIBAT sekalipun dalam teks aseli GHULIBAT)"
"Telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Huraits] telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Amru] dari [Abu Ishaq Al Fazari] dari [Sufyan Ats Tsauri] dari [Habib bin Abu Umrah] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] tentang firman Allah Ta'ala, "Alif laam Miim. Telah dikalahkan bangsa Rumawi. Di negeri yang terdekat." (Ar Ruum: 1-3) ia berkata: GHULIBAT dan GHALABAT. Kaum musyrik senang terhadap kemenangan Persia atas Romawi karena kaum musyrikin dan orang-orang Persia adalah para penyembah berhala, sedangkan kaum muslimin senang atas kemenangan Romawi terhadap Persia karena mereka ahli kitab. Mereka sampaikan hal ini kepada Abu Bakar lalu Abu Bakar memberitahukannya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, beliau bersabda: "Ingat, sesungguhnya mereka (Persia) akan kalah." Kemudian Abu Bakar memberitahukannya kepada mereka. Mereka berkata: Tentukan suatu waktu, bila kami menang kami mendapatkan ini dan itu dan bila kalian menang kalian mendapatkan ini dan itu. Abu Bakar menentukan batas waktu lima tahun tapi mereka (Romawi) Tidak juga menang lalu mereka memberitahukan hal itu kepada nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam, beliau bersabda: "Apa kau tidak memprediksikan (waktu) nya sebawahnya (kurang dari sepuluh)?" Abu Bakar berkata: Menurutku sepuluh (tahun). Abu Sa'id berkata: Bidl'u adalah bilangan kurang dari sepuluh. Abu Sa'id berkata: Kemudian Romawi menang setelah itu, itulah firman Allah Ta'alaa: "Alif laam Miim. Telah dikalahkan bangsa Rumawi" hingga firmanNya: "Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya." (Ar Ruum: 1-5) Sufyan berkata: Aku mendengar mereka (Romawi) mengalahkan Persia saat terjadi perang Badar. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Sufyan Ats Tsauri dari Habib bin Abu Umrah"
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abu Uwais] telah menceritakan kepadaku [Ibnu Abi Az Zinad] dari [Abu Az Zinad] dari [Urwah bin Az Zubair] dari [Niyar bin Mukram Al Aslami] berkata: Saat turun: "Alif laam Miim. Telah dikalahkan bangsa Rumawi. Di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang. Dalam beberapa tahun lagi."(Ar Ruum: 1-4) saat ayat ini turun, Persia berhasil mengalahkan Romawi sementara kaum muslimin menyukai kemenangan Romawi atas Persia karena kaum muslimin dan Romawi sama-sama ahli kitab. Berkenaan dengan hal itu Allah berfirman: "Karena pertolongan Allah. dia menolong siapa yang dikehendakiNya. dan dialah Maha Perkasa lagi Penyayang." (Ar Ruum: 5) kaum Quraisy menyukai kemenangan Persia karena mereka dan orang-orang Persia sama-sama bukan ahli kitab dan tidak percaya pada hari kebangkitan. Saat Allah Ta'ala menurunkan ayat ini, Abu Bakar Ash Shiddiq radliallahu 'anhu keluar dan berteriak di berbagai penjuru Makkah: "Alif laam Miim. Telah dikalahkan bangsa Rumawi. Di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang. Dalam beberapa tahun lagi."(Ar Ruum: 1-4) Beberapa kalangan Quraisy berkata kepada Abu Bakar: Itu antara kami dan kalian, temanmu (Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam) mengira bahwa Romawi dan mengalahkan Persia dalam beberapa tahun, mari kita taruhan mengenai hal itu. Abu Bakar menjawab: Mari. Itu terjadi sebelum diharamkannya taruhan. Abu Bakar dan kaum musyrikin taruhan, mereka sama meletakkan taruhan. Mereka berkata kepada Abu Bakar: Berapa batasan bidl'u -tiga hingga sembilan tahun- sebutkan jumlah tepatnya. Niyar berkata: Mereka menyebut enam tahun diantara mereka. Kemudian enam tahun berlalu tapi Romawi tidak kunjung menang hingga kaum musyrikin mengambil taruhan Abu Bakar. Saat masuk tahun ketujuh, Romawi menang atas Persia, kaum muslimin mencela Abu Bakar karena menyebut enam tahun karena Allah Ta'ala berfirman: "Dalam beberapa tahun." Dan saat itulah banyak orang masuk Islam. Abu Isa berkata: Hadits ini shahih hasan gharib dari hadits Niyar bin Mukram, kami hanya mengetahuinya dari hadits Abdurrahman bin Abu Az Zinad"
"Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Bakru bin Mudhalr] dari [Ubaidullah bin Zahr] dari [Ali bin Yazid] dari [Al Qasim bin Abdurrahman] dari [Abu Umamah] dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Janganlah kalian menjual budak-budak wanita penyanyi, jangan membelinya dan jangan ajari mereka, tidak ada kebaikan dalam memperdagangkan mereka dan harga mereka haram." Berkenaan dengan hal seperti ini, ayat berikut turun: "Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah." Hingga akhir ayat. (Luqman: 6) Abu Isa berkata: Hadits ini gharib, hanya diriwayatkan dari hadits Al Qasim dari Abu Umamah. Al Qasim perawi tsiqah dan Ali bin Yazid dilemahkan dalam hadits. Muhammad bin Isma'il mengatakan seperti itu"
"Bismillaahirrahmaanirrahiim. Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abu Ziyad] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Abdullah Al Uwaisi] dari [Sulaiman bin Bilal] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Anas bin Malik] bahwa ayat ini: "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya." (As Sajdah: 16) Turun berkenaan dengan menunggu shalat yang disebut al 'atamah (shalat isyak). Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih gharib, kami hanya mengetahuinya dari sanad ini"
"Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] sampai kepada nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam, beliau bersabda: "Allah Ta'ala berfirman: 'Aku telah menyiapkan sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas dibenak manusia untuk hamba-hambaKu yang shalih.' Pembenarnya ada didalam kitab Allah 'azza wajalla: "Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan." (As Sajdah: 17) Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih"
"Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Mutharrif bin Tharif] dan [Abdul Malik yaitu Ibnu Abjar] keduanya mendengar [Asy Sya'bi], ia berkata: Aku mendengar [Al Mughirah bin Syu'bah] menceritakan di atas mimbar, ia menyambungkan (ucapannya) sampai nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam, ia berkata: "Musa 'alaihis salam bertanya kepada Rabbnya: Wahai Rabb, siapakah penghuni surga yang tingkatnya paling rendah? Rabbnya menjawab: Seseorang yang datang setelah seluruh penghuni surga masuk surga, dikatakan padanya: Masuklah surga. Orang itu berkata: Bagaimana aku masuk surga sementara mereka telah menempati tempat-tempat mereka dan mengambil jatah mereka. Dikatakan padanya: Maukah kamu memiliki apa yang dimiliki salah satu raja dunia? Ia menjawab: Ya, wahai Rabb, aku mau. Dikatakan padanya: Sesungguhnya ini milikmu, sepertinya, sepertinya dan sepertinya. Orang itu berkata: Aku rela, wahai Rabb. Dikatakan padanya: Ini dan sepuluh kali sepertinya menjadi milikmu. Orang itu berkata: Aku rela, wahai Rabb. Dikatakan padanya: Selain itu, kau mendapatkan apa yang diinginkan jiwamu dan dipandang nikmat matamu." Abu Isa berkata: Hasan shahih. Sebagaian dari mereka meriwayatkan hadits ini dari Asy Sya'bi dari Al Mughirah tapi ia tidak memarfu'kannya. Dan yang marfu' lebih shahih"
"Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengkhabarkan kepada kami [Sha'id Al Harrani] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah mengkhabarkan kepada kami [Qabus bin Abu Dlabyan] bahwa [ayahnya] telah menceritakan kepadanya, ia berkata: Kami berkata kepada [Ibnu Abbas]: Tahukah kamu firman Allah 'azza wajalla: "Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya." (Al Ahzaab: 4) apa maksudnya? Ibnu Abbas menjawab: Pada suatu hari, nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam shalat lalu terlintas sesuatu dibenak beliau, orang-orang munafik yang shalat bersama beliau berkata: Apa kau tidak lihat, ia memiliki dua hati, satu hati bersama kalian dan satu hati bersama mereka. Lalu Allah menurunkan (ayat): "Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya." (Al Ahzaab: 4), Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] sepertinya. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengkhabarkan kepada kami [Humaid Ath Thawil] dari [Anas bin Malik] bahwa pamannya absen dalam peperangan Badar, ia berkata: Aku absen dalam perang pertama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam melawan orang-orang musyrik, bila Allah menyertakanku dalam peperangan (berikutnya) melawan kaum musyrikin, sungguh Allah akan mengetahui apa yang akan aku lakukan. Saat perang Uhud kaum muslimin kocar-kacir, maka ia berkata: Ya Allah, sesungguhnya aku membebaskan diriku padamu dari yang dibawa oleh mereka -maksudnya kaum musyrikin- dan aku memohon ampunan padamu dari yang mereka lakukan -maksudnya para sahabatnya. Ia maju lalu ia ditemui Sa'ad, Sa'ad berkata: Saudaraku, yang aku lakukan bersamamu, aku tidak mampu untuk melalukan yang ia lakukan. Ternyata ditubuhnya terdapat delapanpuluh sekian tebasan pedang, tusukan tombak dan tancapan panah. Kami mengatakan berkenaan dengannya dan para sahabatnya turun (ayat): "Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya)." (Al Ahzaab: 23) Yazid berkata: Maksudnya ayat tersebut. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih. Nama pamannya adalah Anas bin An Nadlr"
"Telah menceritakan kepada kami [Abdul Quddus bin Muhammad Al Aththar] telah menceritakan kepada kami [Amru bin Ashim] dari [Ishaq bin Yahya bin Thalhah] dari [Musa bin Thalhah] berkata: Aku mengunjungi [Mu'awiyah], ia berkata: Maukah kau aku beri khabar gembira? Aku menjawab: Ya. Ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Thalhah termasuk orang yang gugur." Abu Isa berkata: Hadits ini gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Mu'awiyah melalui sanad ini. hadits ini hanya diriwayatkan dari Musa bin Thalhah dari ayahnya"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] dari [Yunus bin Yazid] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Aisyah] radliallahu 'anhaa, berkata: Saat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam diperintahkan untuk memilih istri-istri beliau, beliau memulai dariku, beliau berkata: Hai Aisyah, aku mengingatkan suatu hal padamu, jangan terburu-buru hingga kau meminta izin pada kedua orang tuamu. Aisyah berkata: Beliau tahu bahwa kedua orang tuaku tidak akan memerintahkanku untuk berpisah dengan beliau. Setelah itu beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman: 'Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu: 'Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah" hingga firmanNya: 'Bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar." (Al Ahzaab: 28-29) aku bertanya: Untuk apa aku meminta izin kepada kedua orang tuaku, aku menginginkan Allah, rasulNya dan negeri akhirat. Selanjutnya para istri nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam melakukan seperti yang aku lakukan. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih. Hadits ini juga diriwayatkan dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] Radliyallaahu 'anhaa"
"Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sulaiman bin Al Ashbahani] dari [Yahya bin Ubaid] dari [Atho` bin Abu Rabah] dari [Umar bin Abu Salamah] anak didik nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam, berkata: Saat ayat ini turun kepada nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam: "Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya." (Al Ahzaab: 33) Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berada di rumah Ummu Salamah, beliau memanggil Fathimah, Hasan dan Husain lalu mengenakan pakaian pada mereka sementara Ali berada di belakang beliau lalu beliau juga mengenakan pakaian untuknya. Setelah itu beliau berdoa: "ALLOOHUMMA HAA'ULAAI AHLU BAITII, FA'ADZHIB 'ANHUM ARRIJSA WATOHHIRHUM TAHTHIIRON "Ya Allah, mereka adalah ahlul baitku, maka hilangkanlah dosa dari mereka dan bersihkanlah mereka sebersih-bersihnya." Ummu Salamah bertanya: Aku bersama mereka nabi Allah? beliau menjawab: "Engkau berada ditempatmu dan engkau berada di atas kebaikan." Abu Isa berkata: Hadits ini gharib melalui sanad ini dari hadits Atho` dari Umar bin Abu Salamah"
"Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Affan bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengkhabarkan kepada kami [Ali bin Zaid] dari [Anas bin Malik], Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam melewati depan pintu Fathimah selama enam bulan. Saat hendak shalat fajar, beliau menegur: "Shalat wahai ahlul bait, 'sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya." (Al Ahzaab: 33) Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib melalui sanad ini, kami hanya mengetahuinya dari hadits Hammad bin Salamah. Abu Isa berkata: Dalam hal ini ada hadits serupa dari Abu Al Hamra`, Ma'qil bin Yasar dan Ummu Salamah"
""
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332