Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
""
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Abdullah bin Sa'id Al Asyujj], teks hadits milik Abdullah, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Adh Dhuha] dari [Masruq] dari [Khabbab] berkata: Al 'Ash memiliki hutang padaku, aku mendatanginya untuk memperkarakannya, ia berkata padaku: Aku tidak akan membayar (hutang) mu sebelum kau kufur terhadap Muhammad. Aku berkata padanya: Aku tidak akan kufur terhadap Muhammad hingga kau mati lalu dibangkitkan lagi. Ia berkata: Bila kau bangkit lagi setelah mati, aku akan melunasi (hutang) mu bila aku kembali lagi ke harta dan anakku. Waki' berkata: Demikian Al A'masy berkata: Lalu ayat ini turun: "Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat kami dan ia mengatakan: 'Pasti Aku akan diberi harta dan anak" hingga firmanNya: "Dan ia akan datang kepada kami dengan seorang diri." (Maryam: 77-80). Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah]. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [ayahku]. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah mengkhabarkan kepada kami [Jarir]. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan]. Semuanya dari [Al A'masy] dengan sanad ini seperti hadits Waki'. Dalam hadits Jarir disebutkan: Dimasa jahiliyah, aku budak milik Al Ash bin Wa`il, aku bekerja lalu mendatanginya untuk memperkarakannya"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu'adz Al Anbari] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Syu'bah] dari [Abdul Hamid Az Ziyadi], ia mendengar [Anas bin Malik] berkata: Abu Jahal pernah berkata: Ya Allah, jika memang ini benar-benar berasal dariMu maka turunkanlah hujan batu atas kami dari langit atau datanglah adzab yang pedih kepada kami. Maka turunlah ayat: "Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidil haram." (Al Anfaal: 33) hingga akhir ayat"
"Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu'adz] dan [Muhammad bin Abdula'la Al Qaisi] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir] dari [ayahnya] telah menceritakan kepadaku [Nu'aim bin Abu Hind] dari [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah] berkata: Abu Jahal berkata: Apakah Muhammad menundukkan wajahnya (di tanah) di tengah-tengah kalian? Ada yang menjawab: Ya. Ia berkata: Demi Lata dan Uzzah, bila aku melihatnya melakukan seperti itu, aku akan menginjak lehernya atau aku akan benamkan wajahnya di tanah. Abu Hurairah berkata: Ia kemudian mendatangi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam saat beliau tengah shalat, ia hendak menginjak leher beliau. Tidak ada yang mengejutkan mereka selain ia (Abu Jahal) mundur dan melindungi diri dengan tangan. Ada yang bertanya padanya: Kamu kenapa? Ia menjawab: Antara aku dan dia ada parit dari api, huru hara dan banyak sayap. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Andai ia mendekatiku, malaikat akan menyambar anggota badannya satu per satu." Abu Hurairah berkata: Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan -kami (Nu'aim) tidak tahu apakah ayat ini disebutkan dalam hadits Abu Hurairah ataukah Rasulullah yang ia (Abu Hazim) dengar-: "Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Rabbmulah kembali(mu). Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, seorang hamba ketika mengerjakan shalat. Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran, atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)? Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?" yaitu Abu Jahal "Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), kelak kami akan memanggil malaikat Zabaniyah. Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya." (Al 'Alaq: 7-19) Abdullah menambahkan dalam haditsnya: Ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam memerintahkan Abu Jahal dengan sesuatu yang diperintahkan pada beliau. Ibnu Abdula'la menambahkan: "Maka biarlah dia memanggil golongannya" yaitu kaumnya"
"Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah mengkhabarkan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Abu Adh Dhuha] dari [Masruq] berkata: Kami duduk didekat [Abdullah] dan ia tengah berbaring. Seseorang mendatanginya lalu berkata: Hai Abu Abdurrahman, seseorang bercerita didekat pintu gerbang Kindah, ia mengira bahwa tanda-tanda (kebesaran berupa) kabut datang lalu merenggut nyawa orang-orang kafir, kabut itu mencabut nyawa orang-orang mu`min seperti kondisi selesma. Abdullah duduk kemudian berkata dengan marah: Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah, barangsiapa diantara kalian yang mengetahui sesuatu, hendaklah mengatakan seperti yang ia ketahui dan barangsiapa diantara kalian tidak mengetahui, hendaklah mengucapkan: Allahu a'lam, karena orang yang paling tahu diantara kalian adalah yang mengatakan untuk sesuatu yang tidak ia ketahui: Allahu a'lam, karena Allah Azza wa Jalla berfirman kepada nabiNya: "Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas da'wahku dan bukanlah Aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan." (Shaad: 86) Saat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam melihat orang-orang berpaling, beliau berdoa: "Ya Allah, (turunkanlah) kelaparan seperti kelaparannya Yusuf." Masruq berkata: Mereka pun tertimpa kelaparan yang menyerang segala sesuatu hingga mereka makan kulit dan bangkai karena lapar. Seseorang dari mereka melihat ke langit seperti wujud kabut lalu mereka mendatangi Abu Sufyan, ia berkata: Hai Muhammad, kau datang memerintahkan untuk menaati Allah dan menyambung silaturrahim, kaummu telah binasa, berdoalah kepada Allah 'azza wajalla untuk mereka."Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih" hingga fimranNya "Sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar)." (Ad Dukhaan: 10-15) ia berkata: Apakah siksaan akhirat akan dihilangkan?"(Ingatlah) hari (ketika) kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya kami adalah pemberi balasan." (Ad Dukhaan: 16) hantaman keras adalah perang Badar. Tanda-tanda asap, hantaman keras, kematian dan ayat tentang (kemenangan) Romawi telah berlalu"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dan [Waki']. Telah menceritakan kepadaku [Abu Sa'id Al Asyujj] dan [Waki']. Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir], semuanya dari [Al A'masy]. Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Yahya] dan [Abu Kuraib], teks milik Yahya, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Muslim bin Shubaih] dari [Masruq] berkata: Seseorang mendatangi [Abdullah] lalu berkata: Aku meninggalkan seseorang di masjid yang menafsirkan ayat Al Qur'an berdasarkan pendapatnya: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia." (Ad Dukhaan: 10) ia berkata: Pada hari kiamat, kabut mendatangi manusia lalu mencabut nyawa mereka seperti wujud selesma. Setelah itu Abdullah berkata: Barangsiapa mengetahui sesuatu hendaklah disampaikan dan barangsiapa tidak tahu, hendaklah mengucapkan: Allahu a'lam. Salah satu pemahaman seseorang adalah dengan mengatakan Allahu a'lam untuk sesuatu yang tidak ia ketahui. Itu (kabut) terjadi saat kaum Quraisy mendurhakai nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam. Beliau mendoakan mereka agar tertimpa kelaparan seperti kaum Yusuf. Mereka tertimpa kemarau dan keletihan hingga seseorang melihat ke langit, ia melihat seperti wujud kabut antara dirinya dan langit karena keletihan dan hingga mereka memakan tulang. Seseorang kemudian mendatangi nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam dan berkata: Wahai Rasulullah, mintakan ampunan pada Allah untuk Mudlar karena mereka telah binasa. Beliau bersabda kepada Mudlar: "Sesungguhnya kau gegabah." Abdullah berkata: Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam berdoa untuk mereka lalu Allah 'azza wajalla menurunkan: "Sesungguhnya (kalau) kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit. Sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar)." (Ad Dukhaan: 10-15) Abdullah berkata: Lalu mereka diberi hujan dan saat mereka mendapatkan kemakmuran, mereka kembali lagi seperti semula. Abdullah berkata: Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih." (Ad Dukhaan: 10) Abdullah berkata: Yaitu perang Badar"
"Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Adh Dhuha] dari [Masruq] dari [Abdullah] berkata: Lima (tanda-tanda) Telah terjadi: kabut, kematian, (kemenangan) Romawi, hantaman keras dan (terbelahnya) bulan. Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id Al Asyuj] telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dengan sanad ini dengan matan serupa"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mustanna] dan [Muhammad bin Basyar] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah]. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah], teks miliknya, telah menceritakan kepada kami [Ghundar] dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Azrah] dari [Al Hasan Al Urani] dari [Yahya bin Al Hazzar] dari [Abdurrahman bin Abi Laila] dari [Ubai bin Ka'ab] mengenai firman Allah 'azza wajalla: "Dan Sesungguhnya kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat)." (As Sajdah: 21) Ia berkata: Musibah-musibah dunia, Perang Romawi, hantaman keras atau munculnya kabut Syu'bah ragu pada hantaman ataukah munculnya kabut"
"Telah menceritakan kepada kami [Amru An Naqid] dan [Zuhair bin Harb] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ibnu Abi Najih] dari [Mujahid] dari [Abu Ma'mar] dari [Abdullah] berkata: Bulan terbelah dua bagian dimasa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Saksikan"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah], [Abu Kuraib] dan [Ishaq bin Ibrahim] semuanya dari [Abu Mu'awiyah]. Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh bin Ghiyats] telah menceritakan kepada kami [ayahku], keduanya dari [Al A'masy]. Telah menceritakan kepada kami [Minjab bin Al Harits At Taimi], teks hadits miliknya, telah mengkhabarkan kepada kami [Ibnu Mushir] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Abu Ma'mar] dari [Abdullah bin Mas'ud] berkata: Saat kami bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam di Mina, bulan terbelah menjadi dua bagian, salah satunya di belakang gunung dan yang lain di bawahnya, lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Saksikan"
"Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu'adz Al Anbari] telah menceritakan kepada kami [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Abu Ma'mar] dari [Abdullah bin Mas'ud] berkata: Bulan terbelah dimasa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menjadi dua bagian, salah satunya menutupi gunung atau yang lainnya di atas gunung, kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Ya Allah saksikanlah." Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu'adz] telah menceritakan kepada kami [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al A'masy] dari [Mujahid] dari [Ibnu Umar] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam seperti itu. Telah menceritakannya kepadaku [Bisyr bin Khalid] telah mengkhabarkan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Adi], keduanya dari [Syu'bah] dengan sanad Ibnu Mu'adz dari Syu'bah seperti haditsnya, hanya saja dalam hadits Ibnu Abi Adi disebutkan: Lalu beliau bersabda: "Saksikanlah, saksikanlah"
""
""
"Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Abdu bin Humaid] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas], penduduk Makkah meminta Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran pada mereka lalu beliau memperlihatkan terbelahnya bulan pada mereka dua kali. Telah menceritakannya kepadaku [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah mengkhabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas] dengan makna hadits Syaiban"
"Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Abdu bin Humaid] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas], penduduk Makkah meminta Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran pada mereka lalu beliau memperlihatkan terbelahnya bulan pada mereka dua kali. Telah menceritakannya kepadaku [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah mengkhabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas] dengan makna hadits Syaiban"
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Abu Dawud]. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Basyar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], [Muhammad bin Ja'far] dan [Abu Dawud], semuanya dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas] berkata: Bulan terbelah menjadi dua bagian. Dalam hadits Abu Dawud disebutkan: Bulan terbelah dimasa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam"
"Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Quraisy At Taimi] telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Bukair bin Mudlar] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Rabi'ah] dari [Irak bin Malik] dari [Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud] dari [Ibnu Abbas] berkata: Di masa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bulan pernah terbelah"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dan [Abu Usamah] dari [Al A'masy] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Abu Abdurrahman bin As Sulami] dari [Abu Musa] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Tidak ada siapa pun yang lebih bersabar atas gangguan yang ia dengar melebihi Allah 'azza wajalla, ia disekutukan dan dianggap punya anak kemudian Ia memaafkan dan memberi mereka rizki." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] dan [Abu Sa'id Al Asyaj] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Jubair] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Abu Musa] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya tapi ia tidak menyebut: Dianggap punya anak"
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332