Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
"Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dan [Abu Kamil Fudhail bin Husain Al Jahdari] keduanya dari [Yazid bin Zurai'] - dan lafadh ini milik Abu Kamil-; telah menceritakan kepada kami Yazid telah menceritakan kepada kami [At Taimi] dari [Abu 'Utsman] dari ['Abdullah bin Mas'ud] bahwasanya seorang lelaki pernah mencium seorang wanita, lalu dia menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka turunlah ayat: "Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat." (QS Hud; 114). Abdullah berkata; laki-laki itu bertanya; "Wahai Rasulullah, apakah ayat ini untukku?" Beliau menjawab: "Ayat tersebut adalah untuk orang-orang yang melakukannya dari ummatku." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdul A'la] telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] dari [bapaknya] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Utsman] dari [Ibnu Mas'ud] bahwasanya seorang laki-laki menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menceritakan bahwa dirinya telah menyentuh seorang wanita, baik itu berupa ciuman atau setuhan tangan, seperitinya dia bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang kafarahnya (penghapus). Ibnu Mas'ud berkata; maka turunlah ayat -sebagaimana dalam Hadits Yazid. Telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Sulaiman At Taimi] dengan sanad ini, dia berkata; 'Seorang laki-laki pernah melakukan perbuatan dosa kecil terhadap seorang wanita, lalu dia menemui Umar bin Khaththab, maka Umar menganggapnya telah melakukan dosa besar. Lalu dia menemui Abu Bakr, ia pun menganggapnya telah melakukan dosa besar. Kemudian dia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -lalu perawi menyebutkan sebagaimana Hadits Yazid dan Mu'tamir"
""
""
"Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Qutaibah bin Sa'id] dan [Abu Bakr bin Abu Syaibah] -dan lafadh ini milik Yahya- Yahya berkata; telah mengabarkan kepada kami, dan yang lain berkata; telah menceritakan kepada kami [Abul Ahwash] dari [Simak] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dan [Al Aswad] dari ['Abdullah] dia berkata; dari Abdullah, dia berkata; "Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu dia berkata; 'Ya Rasulullah! Aku telah berdosa, karena aku bermesraan dengan seorang perempuan di pinggir kota Madinah. Aku telah berbuat dosa dengannya selain bersetubuh. Maka hukumlah aku dengan hukuman apa saja yang anda hendaki. Maka Umar bin Khaththab berkata kepadanya; 'Seandainya engkau menutup rahasia dirimu, niscaya Allah telah menutupi kesalahanmu itu.' Kata Abdullah; 'Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak membantah sedikitpun ucapan Umar tersebut.' Maka berdirilah laki-laki itu kemudian pergi. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh seseorang menyusul dan memanggilnya kembali. Kemudian beliau bacakan kepadanya ayat ini: 'Dan dirikanlah shalat pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya segala perbuatan yang baik menghapuskan (dosa) segala perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.' (QS Hud: 114). Maka bertanyalah seseorang dari suatu kaum yang hadir; 'Ya Nabiyullah! Apakah ayat itu ditujukan khusus baginya? ' Jawab Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: 'Bahkan untuk seluruh umat manusia.' Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu'man Al Hakim bin 'Abdullah Al 'Ijli] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak bin Harb] dia berkata; aku mendengar [Ibrahim] bercerita dari pamannya [Al Aswad] dari ['Abdullah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang semakna dengan hadits Abul Ahwash dia berkata di dalam Haditsnya; Mu'adz berkata; Ya Rasulullah, apakah ayat ini khusus untuk orang itu atau untuk kita semua? Beliau menjawab: 'Bahkan untuk kalian semua"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin 'Ali Al Hulwani] telah menceritakan kepada kami ['Amr bin 'Ashim] telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Ishaq bin 'Abdullah bin Abu Thalhah] dari [Anas] dia berkata; "Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata; 'Ya, Rasulullah! Aku telah melanggar hukum atas diriku (hukumlah aku)! ' Anas berkata; 'Ketika itu telah masuk waktu shalat, maka dia pun shalat bersama-sama dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Setelah selesai shalat dia berkata lagi kepada beliau; 'Ya, Rasulullah! Aku telah melanggar hukum atas diriku sesuai dengan Kitab Allah.' Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: 'Apakah engkau tadi shalat bersama-sama kami? ' jawabnya; 'Ya! ' Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Allah telah mengampuni kamu"
"Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin 'Ali Al Jahdhami] dan [Zuhair bin Harb] -dan lafadh ini milik Zuhair- mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami ['Umar bin Yunus] telah menceritakan kepada kami ['Ikrimah bin 'Ammar] telah menceritakan kepada kami [Syaddad] telah menceritakan kepada kami [Abu Umamah] dia berkata; "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di masjid, sedangkan kami tengah duduk-duduk dan bercengkrama dengan beliau, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang datang dan berkata; 'Ya Rasulullah, saya telah berbuat dosa. Oleh karena itu, berilah saya hukuman! ' Tetapi Rasulullah hanya terdiam saja. Setelah itu, orang tersebut mengulangi lagi ucapannya; 'Ya Rasulullah, saya telah berbuat dosa. Oleh karena itu, berilah saya hukuman.' Namun Rasulullah hanya terdiam saja. Tak lama kemudian, dilaksanakan shalat berjama'ah. Abu Umamah berkata; 'Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pulang ke rumah, orang tersebut tetap mengikutinya untuk mengetahui jawaban kepada orang laki-laki tersebut. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab pertanyaan orang tersebut: 'Tahukah kamu bahwasanya kamu keluar dari rumah, bukankah kamu telah berwudlu dengan sebaik-baiknya? ' Laki-laki itu menjawab; 'Benar ya Rasulullah.' Kemudian Rasulullah melanjutkan sabdanya: 'Setelah itu, bukankah kamu telah mengikuti shalat berjamaah bersama kami? ' Laki-laki itu menjawab; 'Benar ya Rasulullah.' Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya Allah telah mengampuni hukuman bagimu, atau dia berkata, dosamu"
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basysyar] -dan lafadh ini miliki Ibnul Mutsanna- mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [Qatadah] dari [Abu Ash Shiddiq] dari [Abu Sa'id Al Khudri] bahwasanya Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Pada jaman dahulu ada seorang laki-laki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Kemudian orang tersebut mencari orang alim yang banyak ilmunya. Lalu ditunjukan kepada seorang rahib dan ia pun langsung mendatanginya. Kepada rahib tersebut ia berterus terang bahwasanya ia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang dan apakah taubatnya itu akan diterima? Ternyata rahib itu malahan menjawab; 'Tidak. Taubatmu tidak akan diterima.' Akhirnya laki-laki itu langsung membunuh sang rahib hingga genaplah kini seratus orang yang telah dibunuhnya. Kemudian laki-laki itu mencari orang lain lagi yang paling banyak ilmunya. Lalu ditunjukan kepadanya seorang alim yang mempunyai ilmu yang banyak. Kepada orang alim tersebut, laki-laki itu berkata; 'Saya telah membunuh seratus orang dan apakah taubat saya akan diterima? ' Orang alim itu menjawab; 'Ya. Tidak ada penghalang antara taubatmu dan dirimu. Pergilah ke daerah ini dan itu, karena di sana banyak orang yang beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Setelah itu, beribadahlah kamu kepada Allah bersama mereka dan janganlah kamu kembali ke daerahmu, karena daerahmu itu termasuk lingkungan yang buruk.' Maka berangkatlah laki-laki itu ke daerah yang telah ditunjukan tersebut. Di tengah perjalanan menuju ke sana laki-laki itu meninggal dunia. Lalu malaikat Rahmat dan Azab saling berbantahan. Malaikat Rahmat berkata; 'Orang laki-laki ini telah berniat pergi ke suatu wilayah untuk bertaubat dan beribadah kepada Allah dengan sepenuh hati.' Malaikat Azab membantah; 'Tetapi, bukankah ia belum berbuat baik sama sekali.' Akhirnya datanglah seorang malaikat yang berwujud manusia menemui kedua malaikat yang sedang berbantahan itu. Maka keduanya meminta keputusan kepada malaikat yang berwujud manusia dengan cara yang terbaik. Orang tersebut berkata; 'Ukurlah jarak yang terdekat dengan orang yang meninggal dunia ini dari tempat berangkatnya hingga ke tempat tujuannya. Mana yang terdekat, maka itulah keputusannya.' Ternyata dari hasil pengukuran mereka itu terbukti bahwa orang laki-laki tersebut meninggal dunia lebih dekat ke tempat tujuannya. Dengan demikian orang tersebut berada dalam genggaman malaikat Rahmat.' Qatadah berkata; 'Al Hasan berkata; 'Seseorang telah berkata pada kami bahwasanya laki-laki itu meninggal dunia dalam kondisi jatuh terlungkup"
"Telah menceritakan kepadaku ['Ubaidullah bin Mu'adz Al 'Anbari] telah menceritakan kepada kami [bapakku] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] bahwasanya ia mendengar [Abu Ash Shiddiq An Naji] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya ada seorang laki-laki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang, lalu ia bertanya apakah masih ada pintu taubat untuknya?" kemudian ia menemui seorang rahib dan bertanya kepadanya. Dia menjawab; 'Tidak ada pintu taubat untukmu.' Lalu ia membunuh rahib tersebut. Kemudian ia terus bertanya, hingga keluar dari desanya menuju desa yang lain yang di dalamnya terdapat orang-orang shalih. Namun ketika di tengah perjalanan, ajal menjemputnya. Ia pun meninggal dalam keadaan telungkup."Lalu Malaikat rahmat dan Malaikat azab saling berebut, setelah diukur jarak perjalanannya ternyata ia lebih dekat sejengkal dengan desa yang baik, maka ia pun digolongkan sebagai penghuni desa tersebut. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adi] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dengan sanad ini seperti hadits Mu'adz bin Mu'adz di dalamnya ada tambahan; 'Maka Allah mewahyukan kepada desa ini untuk menjauh sedangkan ke desa yang satunya lagi diperintahkan agar mendekat"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Thalhah bin Yahya] dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Pada hari kiamat kelak, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menyerahkan seorang Yahudi ataupun seorang Nasrani kepada setiap orang muslim. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala akan berkata; 'Inilah penebusmu dari siksa api neraka"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami ['Affan bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] bahwasanya ['Aun] dan [Sa'id bin Abu Burdah] telah menceritakan kepada [Qatadah] bahwa keduanya menyaksikan [Abu Burdah] bercerita kepada 'Umar bin 'Abdul 'Aziz dari [bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidaklah seorang muslim meninggal kecuali Allah akan memasukkan (memperlihatkan) ke dalam tempatnya neraka Yahudi atau Nashrani." Qatadah berkata; Maka Umar bin Abdul Aziz meminta Abu Burdah agar bersumpah atas nama Allah yang tidak ada Ilah selainnya sebanyak tiga kali jika ia memang benar telah mendengar bapaknya bercerita kepadanya tentang Hadits tersebut dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Qatadah berkata; Abu Burda pun bersumpah kepadanya. Qatadah berkata; Namun Sa'id tidak menceritakan kepadaku bahwa Umar meminta sumpah kepada Abu Darda, tapi dia juga tidak mengingkari perkataan Aun. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] semuanya dari ['Abdush Shamad bin 'Abdul Warits] telah mengabarkan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dengan sanad ini seperti hadits 'Affan dan telah berkata 'Aun bin 'Utbah"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Amru bin 'Abbad bin Jabalah bin Abu Rawwad] Telah menceritakan kepada kami [Harami Ibnu 'Umarah] telah menceritakan kepada kami [Syaddad Abu Thalhah Ar Rasibi] dari [Ghailan bin Jarir] dari [Abu Burdah] dari [bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Di hari kiamat kelak, sekelompok dari kaum muslimin akan datang membawa dosa mereka sebesar gunung. Lalu Allah mengampuni dosa-dosanya, kemudian dibebankan-Nya kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani." (Itu menurut perkiraanku). Rauh berkata; 'aku tidak tahu dari siapa keraguan ini.' Abu Burdah berkata; Maka hal ini aku ceritakan kepada Umar bin Abdul Aziz. Lalu dia bertanya; 'Apakah Bapakmu menceritakan hal ini dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam? aku menjawab; 'Ya"
"Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Hisyam Ad Dastawa'i] dari [Qatadah] dari [Shafwan bin Muhriz] dia berkata; "Seorang laki-laki bertanya kepada Ibnu Umar; 'Bagaimana kamu mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang pernyataan Allah dengan berbisik? ' [Ibnu Umar] menjawab; 'Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Pada hari kiamat orang mukmin akan dihadapkan kepada Allah Azza Wa Jalla dengan sangat dekat sekali hingga tubuhnya menyentuh Allah. Setelah itu, Allah akan memberikan pengukuhan atas dosa-dosanya. Kemudian Allah akan bertanya: 'Apakah kamu tahu dosamu? ' Orang mukmin itu menjawab; 'Ya Tuhanku. Saya tahu dosa saya. Allah berfirman: Sesungguhnya Aku telah menyembunyikannya untukmu ketika di dunia dan pada hari ini Aku telah mengampunimu. Lalu orang mukmin itu diberi catatan amal baiknya. Sementara orang-orang kafir dan munafik akan di panggil dengan suara yang keras di hadapan semua makhluk: 'Mereka inilah orang-orang yang telah mendustakan Allah Azza Wa Jalla"
""
""
""
""
""
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332