Koleksi Kutubus Sittah (Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah) dilengkapi matan Arab, transliterasi, terjemahan, & penilaian ulama.
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Jarir bin Hazim] dari [Al Hasan] telah menceritakan kepada kami ['Amru bin Taghlib] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi sebuah harta, lantas beliau berikan kepada sebagian sahabatnya dan tidak beliau berikan kepada sahabat yang lain. Kemudian sampailah berita kepada beliau bahwa orang-orang mencela sikap beliau, maka antas beliau pun bersabda: "Sungguh, ada orang yang kuberi dan ada yang tidak kuberi, namun yang tidak aku beri lebih aku sukai daripada yang aku beri, beberapa orang aku beri karena hati mereka masih ada keluh kesah dan ketakutan, dan beberapa orang aku percayakan kepada kecukupan dan kebaikan yang telah Allah jadikan pada hati mereka, diantara mereka ialah Amru bin Taghlib." Lantas 'Amru berkata, 'Aku tak ingin lagi unta-unta merah setelah mengetahui kalimat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam itu"
""
""
"Telah menceritakan kepada kami [Adam] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ziyad] berkata, aku mendengar [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, yang beliau riwayatkan dari Rabb kalian: "Setiap amalan adalah kaffarat dosa, sedang puasa adalah bagi-Ku dan Aku lah yang akan memberinya pahala. Sungguh, bau mulut orang yang berpuasa jauh lebih wangi di sisi Allah daripada minyak kesturi"
"Telah menceritakan kepada kami [Hafs bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah]. (dalam jalur lain disebutkan) [Khalifah] berkata kepada kami; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Abu 'Aliyah] dari [Ibn 'Abbas] radliyallahu'anhuma, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang beliau riwayatkan dari Rabbnya, Allah berfirman: "Tak pantas seorang hamba berkata bahwa dirinya lebih baik daripada Yunus bin Mata dan ia nisbatkan dirinya kepada ayahnya"
"Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abu Suraij] telah mengabarkan kepada kami [Syababah] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Mu'awiyah bin Qurrah] dari ['Abdullah bin Mughaffal Al Muzanni] berkata, "Pernah aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada hari pembebasan Makkah di atas untanya membaca surat al Fath, atau sebagian dari surat al Fath." Abdullah bin Mughaffal berkata, "Lantas beliau mengulang-ulang suaranya dan mengeraskannya." Kemudian Mu'awiyah membaca dengan menirukan bacaan Abdullah bin Mughaffal seraya berkata, "Kalaulah manusia tidak berkumpul kepada kalian, niscaya aku mengulang-ulang bacaan dan mengeraskannya sebagaimana Ibnu Mughaffal mengulang-ulang dan mengeraskan bacaan ketika menirukan nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Maka aku katakana kepada Mu'awiyah, "Bagaimana beliau mengulang-ulang dan mengeraskan bacaannya?" Mu'awiyah menjawab, "Dengan mengucapkan AAA (dengan bacaan panjang enam harakat), AAA (dengan bacaan panjang enam harakat), AAA (dengan bacaan panjang enam harakat), beliau ucapkan tiga kali"
"Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Mubarak] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] berkata, "Ahli kitab membaca Taurat dengan bahasa Ibrani, dan mereka menafsirkannya dengan bahasa arab untuk pemeluk Islam." Spontan Rasulullah Sallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jangan kalian membenarkan ahli kitab dan jangan pula mendustakan mereka, katakan saja: 'Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan"
""
"Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Ismail] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibn Umar] radliyallahu'anhuma berkata, "Seorang laki-laki dan wanita Yahudi yang berzina didatangkan kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam, Nabi lalu bertanya kepada si Yahudi: 'Hukuman apa biasa kalian lakukan terhadap keduanya? ' Mereka menjawab, 'Kami biasanya menghukum mereka dengan menghitami wajah keduanya dan menghinakannya.' Lantas nabi bersabda (dengan mengutip ayat): '(Maka datangkanlah Taurat dan bacalah, jika kalian orang-orang yang benar) ', (Qs. Ali 'Imran: 93), lantas mereka datang dan mereka katakan kepada seseorang yang mereka percayai, 'Hai A'war bacalah! Lantas A'war membaca hingga sampai ayat (yang berkenaan hukum perzinaan), dengan terburu-buru ia menutupi dengan tangannya, maka Nabi menegur: 'Hai, angkatlah tanganmu! ' Maka ia angkat tangannya. Dan ternyata yang ia tutupi adalah ayat rajam, lantas A'war berkata, 'Hai Muhammad, kedua orang itu wajib dirajam, hanya kami merahasiakannya di antara kami.' Maka Nabi perintahkan agar keduanya dirajam, dan kemudian keduanya pun dirajam. Sungguh, aku lihat yang laki-laki membungkukkan badannya ke arah wanita untuk mencegahnya agar tidak terkena batu"
"Telah menceritakan kepadaku [Ibrahim bin Hamzah] telah menceritakan kepadaku [Ibn Abu Hazim] dari [Yazid] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], bahwa ia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak pernah mengijinkan sesuatu sebagaimana ijin-Nya terhadap nabi-Nya untuk memperindah suara Al Qur'an dan menyaringkannya"
"Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yunus] dari [Ibn Syihab] telah mengabarkan kepadaku ['Urwah bin Zubair] dan [Sa'id bin Musayyab] dan [Alqamah bin waqqash] dan ['Ubaidullah bin Abdullah] dari hadis ['Aisyah] ketika penyebar berita bohong mengisukan ia selingkuh, dan masing-masing menceritakan kepadaku sejumlah hadis. 'Aisyah berkata, "Aku berbaring di atas kasurku, dan ketika itu aku tahu bahwa aku bersih (dari tuduhan selingkuh), Allah telah membersihkan tuduhan tersebut. Namun demi Allah, aku tak punya prasangka jika Allah hingga menurunkan wahyu yang selalu dibaca tentang masalahku, padahal masalahku terhadap diriku lebih remeh daripada Allah berfirman tentangku dengan ayat yang selalu dibaca. Allah lalu menurunkan ayat: '(Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong adalah dari kalian sendiri) ', (Qs. An Nuur:)"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari ['Adi bin Tsabit] seingatku Ia berkata, "Pernah aku mendengar [Al Bara'] berkata; saya pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat shalat Isya membaca 'WATTIINI WAZZAITUUNA (surat At Tiin) '. Dan belum pernah kudengar seorang pun yang lebih indah suaranya, atau bacaannya daripada beliau"
"Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Minhal] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Abu Bisyr] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibn 'Abbas] radliyallahu'anhuma, ia berkata, "Nabi Shallalahu'alaihiwasllam sembunyi-sembunyi di Makkah, namun beliau mengeraskan suara bacaan, saat orang-orang musyrik mendengar (suara bacaan beliau), mereka mencaci Al Qur'an dan orang yang membawanya. Maka Allah Azza wa Jalla pun menurunkan ayat kepada nabi-Nya: '(Dan janganlah engkau menyaringkan bacaan shalatmu dan jangan pula melirihkannya) ', (Qs. Al Isra':)"
"Telah menceritakan kepada kami [Ismail] telah menceritakan kepadaku [Malik] dari ['Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Sha'sha'ah] dari [ayahnya] bahwa ia mengabarkan kepadanya, bahwa [Abu Sa'id Al Khudzri] radliyallahu'anhu berkata kepadanya, "Aku lihat kamu hobi menggembala kambing dan alam pedusunan, jika engkau berada di tengah-tengah kambing gembalaanmu, lalu engkau mengumandangkan adzan (shalat), maka keraskanlah suaramu. Sebab tidaklah jin, manusia, atau sesuatu yang mendengar suara mu`adzin kecuali mereka akan menjadi saksi baginya pada hari kiamat." Abu Sa'id berkata, "Aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam"
"Telah menceritakan kepada kami [Qabishah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Ibunya] dari ['Aisyah] berkata, "Pernah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca Al Qur'an sedang kepalanya di pahaku, padahal aku sedang dalam keadaan haid"
"Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dari [Ibn Syihab] telah menceritakan kepadaku ['Urwah] bahwa [Miswar bin Makhramah] dan [Abdurrahman bin Abdul Qari] keduanya menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar [Umar bin Khattab] berkata, "Aku mendengar Hisyam bin Hakim membaca surat al Furqaan semasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masih hidup, dan aku menikmati bacaannya. Ternyata dia membaca dengan dialek yang berbeda-beda yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam belum pernah membacakannya kepadaku sehingga hampir saja aku menarik kepalanya ketika shalat. Namun aku berusaha menahan kesabaranku hingga ia mengucapkan salam, lantas aku mengikatnya dengan pakaiannya dan aku tanyakan, 'Siapa yang mula-mula membacakan surat Al Qur'an kepadamu yang aku dengar engkau membacanya? ' Ia menjawab, 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang membacakannya kepadaku! Aku lalu berkata, 'Engkau dusta, sebab rasul membacakan kepadaku tidak seperti yang engkau baca.' Maka aku bawa Hisyam bin hakim kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan aku laporkan, 'Aku telah mendengar orang ini membaca surat Al Qur'an tidak dengan dialek seperti yang engkau bacakan kepadaku.' Kemudian Rasulullah berkata: 'Lepaskan dia, bacalah ya Hisyam! ' Lantas Hisyam membaca bacaan yang sebelumnya aku mendengarnya, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Begitulah surat itu diturunkan! ' Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Bacalah wahai Umar! ' Aku pun membaca sebagaimana yang beliau bacakan kepadaku, dan beliau juga berkomentar 'Begitulah surat Al Qur'an diturunkan, sesungguhnya surat Al Qur'an ini diturunkan dengan tujuh dialek, maka bacalah apa yang mudah bagimu"
"Telah menceritakan kepada kami [Abu Ma'mar] telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits], [Yazid] berkata; telah menceritakan kepadaku [Mutharrif bin Abdullah] dari [Imran] ia berkata, "Aku bertanya, 'Lalu untuk apa orang-orang beramal? ' Beliau menjawab: 'Setiap orang akan dimudahkan (menuju jalan) penciptaannya"
"Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Ghundar] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Manshur] dan [Al A'masy] keduanya mendengar [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman] dari [Ali] radliyallahu'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa suatu kali beliau menghadiri jenazah, kemudian beliau ambil dahan dan beliau pukulkan ke tanah secara ringan sambil beliau sabdakan: 'Tidaklah salah seorang di antara kalian melainkan telah ditetapkan tempat tinggalnya di neraka atau di surga.' Para sahabat bertanya, 'Kalau begitu, tidak sebaiknyakah kita bertawakkal saja? ' Nabi menjawab: 'Beramallah kalian, sebab masing-masing telah dimudahkan, dan beliau mengutip ayat: '(Adapun orang yang memberi hartanya dan bertakwa) ', (Qs. Al Lail:)"
"[Khalifah bin Khayyath] berkata kepadaku, telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] aku mendengar [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dikala Allah menetapkan penciptaan, Dia menulis catatan di sisi-Nya 'Rahmat-Ku lebih mendominasi, atau beliau mengatakan, 'lebih mendahului kemurkaan-Ku, dan itu terjadi di atas 'arsy"
"Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Abu Ghalib] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ismail] telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] aku mendengar [ayahku] berkata, telah menceritakan kepada kami [Qatadah] bahwa [Abu Rafi'] menceritakan kepadanya, ia mendengar [Abu Hurairah] radliyallahu'anhu berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah menetapkan satu ketetapan sebelum mencipta penciptaan 'rahmat-Ku lebih mendahului kemurkaan-Ku, dan itu tercatat di sisi-Nya di atas 'arsy"
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Ahmad bin Syuaib an-Nasa'i
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah
Warning: Undefined array key "deskripsi" in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u189255834/domains/valtechss.my.id/public_html/esimbas/app/views/aplikasi/hadits.php on line 332