Dosa Zina dan Kesempatan Taubat
Deskripsi Pertanyaan / Kasus Masalah
Tashawwur al-Mas'alah (تصور المسألة)
Apakah orang yang pernah melakukan zina masih dapat memperoleh ampunan Allah?
Keputusan & Rumusan Hukum
Al-Hukmu wa al-Khatimah (الحكم والخاتمة)
Pintu taubat tetap terbuka selama seseorang benar-benar bertaubat. Taubat harus disertai penyesalan, meninggalkan perbuatan dosa, dan memiliki tekad untuk tidak mengulanginya. Jika berkaitan dengan hak manusia, terdapat kewajiban tambahan untuk menyelesaikan hak tersebut sesuai ketentuan.
Dasar Hukum & Nash Ibaraat Kitab
Al-Ibarat min Kutub as-Salaf (العبارة من كتب السلف)
بَابُ التَّوْبَةِ مَفْتُوحٌ لِكُلِّ ذَنْبٍ وَلَوْ كَانَ كَبِيرَةً كَالزِّنَا، لِقَوْلِهِ تَعَالَى: ﴿إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا﴾، وَشَرْطُهَا النَّدَمُ وَالإِقْلَاعُ وَالْعَزْمُ عَلَى عَدَمِ الْعَوْدِ.
Maraji' / Rujukan Kitab:
NU Online, Apakah Dosa Orang yang Pernah Melakukan Zina dapat Diampuni Oleh Allah?; Al-Qur'an QS Az-Zumar: 53; Ihya' Ulumiddin; Riyadhus Shalihin